Pebulutangkis tunggal putri nomor satu dunia, An Se Young, kembali menunjukkan konsistensinya yang luar biasa. Atlet asal Korea Selatan ini berhasil mempertahankan gelar juara di ajang India Terbuka 2026, membuktikan dominasinya di kancah bulu tangkis internasional.
Kemenangan ini mempertegas status An Se Young sebagai pemain yang sulit ditaklukkan. Ia tampil memukau di Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi, India, pada Minggu (18/1), mengalahkan rival bebuyutannya, Wang Zhi Yi. Pertandingan yang hanya berlangsung selama 43 menit ini berakhir dengan skor telak 21-13 dan 21-11 untuk kemenangan An Se Young.
Gelar ini menjadi yang kedua berturut-turut bagi An Se Young di India Terbuka, mengikuti jejak kesuksesannya di Malaysia Terbuka 2026 pekan sebelumnya. Kala itu, ia juga berhasil mengalahkan Wang Zhi Yi dengan skor 21-15 dan 24-22.
Baca Juga
Dominasi An Se Young yang Tak Terbantahkan
Sejak awal pertandingan, An Se Young langsung mengambil alih kendali permainan. Kecepatan gerak dan refleksnya yang tajam menjadi senjata ampuh yang membuat Wang Zhi Yi, juara Asia dua kali, kesulitan menghadapi serangan sistematis yang dilancarkan An Se Young.
Hasil ini semakin mengukuhkan rekor kemenangan beruntun An Se Young atas wakil Tiongkok tersebut, yang kini telah mencapai sepuluh kemenangan tanpa balas. Secara keseluruhan, An Se Young unggul jauh dalam rekor pertemuan dengan 18 kemenangan berbanding empat kekalahan melawan Wang Zhi Yi.
Ambisi Meraih Kesempurnaan
Meskipun selalu tampil dominan, An Se Young mengaku belum sepenuhnya puas. Ia mengungkapkan keinginannya untuk mencapai performa yang benar-benar sempurna di setiap pertandingan yang dilakoninya.
“Saya pikir momen ketika saya menang 21-0 adalah momen yang sempurna, dan saya ingin melakukan itu,” ujar An Se Young, dikutip dari laman resmi BWF.
Ia menambahkan bahwa pencapaian kesempurnaan tersebut mungkin akan membutuhkan waktu yang sangat lama, bahkan bisa jadi tidak akan pernah tercapai.
Untuk mendukung ambisinya, An Se Young memiliki kebiasaan unik yang membantunya tetap fokus dan mempertajam instingnya di lapangan.
Ia mengaku seringkali memutar kembali rekaman pertandingannya sebelum tidur.
“Saat akan tidur, saya terus memikirkan momen-momen dalam pertandingan. Saya menonton laga tersebut dan terus memikirkan setiap detiknya,” ungkapnya.
Menurutnya, refleksi mendalam terhadap momen-momen krusial dalam pertandingan membantunya untuk tetap waspada dan mengantisipasi setiap gerakan lawan.
Awal Tahun yang Gemilang
Pencapaian di New Delhi semakin memperkokoh posisi An Se Young sebagai pemain tunggal putri paling konsisten di dunia saat ini. Setelah mencatatkan rekor fantastis dengan sebelas gelar pada musim 2025, ia kini telah mengoleksi dua gelar juara di awal tahun 2026.
Dengan performa yang nyaris tanpa cela, An Se Young mengirimkan sinyal peringatan kepada para pesaingnya. Ia menegaskan kesiapannya untuk terus tampil maksimal dan meraih gelar-gelar bergengsi di turnamen-turnamen besar selanjutnya dalam kalender BWF World Tour 2026.




