Jay Idzes Sukses Redam Jamie Vardy, Sassuolo Raih Kemenangan!
Kabar gembira datang dari Italia! Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampil memukau dalam laga Serie A antara Sassuolo melawan Cremonese. Idzes dinilai sukses mematikan pergerakan striker veteran Cremonese, Jamie Vardy, sehingga Sassuolo berhasil mengamankan tiga poin penuh.
Pertandingan yang digelar di Mapei Stadium pada Minggu (25/1/2026) itu, berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Sassuolo. Kemenangan ini tak lepas dari performa solid lini belakang Sassuolo, yang dikomandoi oleh Jay Idzes. Penampilan apiknya membuat banyak pihak memberikan pujian kepadanya.
Idzes bermain penuh selama 90 menit dan mendapatkan tugas khusus untuk mengawal Jamie Vardy, yang menjadi andalan Cremonese di lini depan. Tugas ini dijalankan dengan sangat baik oleh pemain berusia 25 tahun tersebut.
Baca Juga
Vardy dibuat tak berkutik oleh Idzes. Sepanjang pertandingan, Vardy hanya mampu melepaskan dua tembakan, dan semuanya gagal mengarah ke gawang Sassuolo. Performa Vardy yang biasanya eksplosif, seolah teredam oleh kokohnya pertahanan yang dijaga oleh Idzes.
Berdasarkan catatan Sofascore, Idzes melakukan 5 sapuan, 2 blok, dan 3 kali merebut bola dari kaki pemain lawan. Selain itu, ia juga tercatat menyentuh bola sebanyak 46 kali, dengan akurasi operan mencapai 100% di area pertahanannya sendiri. Statistik ini menunjukkan kontribusi signifikan Idzes dalam menjaga keamanan lini belakang Sassuolo.
Penampilan gemilang Jay Idzes ini mendapat apresiasi dari media lokal, Sassuolonews. Mereka memberikan rating 6 untuk performa Idzes, dan memujinya karena berhasil mematikan pergerakan Jamie Vardy. “Idzes amat berhati-hati terhadap Vardy. Dia melakukan tugasnya dengan menutup pergerakan penyerang tengah asal Inggris itu, yang tak terlalu bersemangat hari ini, dengan sempurna,” tulis Sassuolonews.
Dengan kemenangan ini, Sassuolo berhasil naik ke peringkat sepuluh klasemen sementara Liga Italia. Mereka telah mengumpulkan 26 poin dari 22 pertandingan yang sudah dijalani. Kemenangan ini tentu menjadi modal berharga bagi Sassuolo untuk terus bersaing di papan tengah klasemen.




