Persebaya Surabaya memanfaatkan jeda kompetisi Super League 2025-2026 untuk mematangkan kedalaman skuadnya. Libur selama satu pekan usai putaran pertama dimanfaatkan oleh pelatih Bernardo Tavares untuk memperkuat fondasi tim sebelum melanjutkan kompetisi di putaran kedua.
Tavares tidak ingin membuang waktu libur ini. Ia langsung bergerak cepat untuk memastikan para pemain baru terintegrasi dengan baik dan memahami taktik tim. Fokus utamanya adalah mempercepat proses adaptasi dan pemahaman karakter pemain agar dapat meraih hasil maksimal di paruh kedua musim.
“Kami perlu bekerja keras karena ada pemain baru yang datang. Kami perlu lebih mengenal karakteristik semua pemain,” ujar Coach Tavares, dikutip dari situs resmi klub pada Minggu (18/1).
Baca Juga
Untuk menunjang agenda pematangan tim, Persebaya berencana menggelar laga uji coba selama masa jeda kompetisi ini. Pertandingan persahabatan ini menjadi ajang penting bagi tim pelatih untuk mengevaluasi performa pemain yang selama ini minim mendapatkan menit bermain.
Melalui pertandingan uji coba, tim pelatih dapat melihat potensi pemain yang belum banyak bermain. Hal ini juga dianggap penting untuk menciptakan persaingan yang sehat di dalam tim.
“Pertandingan persahabatan penting untuk menciptakan persaingan di dalam tim,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa tim yang kuat dibangun dari persaingan sehat di setiap lini. Idealnya, setiap posisi diisi oleh dua hingga tiga pemain dengan kualitas yang seimbang. Keseimbangan ini penting antara pemain yang memiliki kecepatan dan pemain yang kuat dalam duel udara.
“Jika ingin memiliki tim yang kuat, setiap posisi harus punya dua atau tiga pemain yang bersaing secara sehat. Kami butuh keseimbangan antara pemain cepat dan pemain yang kuat dalam duel udara,” jelasnya.
Pada putaran kedua ini, Persebaya kedatangan tiga pemain asing baru, yaitu Bruno Paraíba, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandes. Pelatih Tavares sangat berharap bahwa kombinasi antara pemain lama dan pemain baru ini dapat memperkuat mental tim dan meningkatkan performa skuad secara keseluruhan.
“Kami ingin ruang ganti semakin kuat dan tim menjadi lebih baik,” tandasnya.




