Solskjaer Dipecat Kilat: 5 Menit yang Mengubur Mimpi MU

Author Image

Mais Nurdin

13 Januari 2026, 22:50 WIB

Kisah pahit Ole Gunnar Solskjaer bersama Manchester United menjadi sorotan. Pemecatan yang terjadi secara singkat menyisakan kenangan yang membekas bagi sang legenda Setan Merah.

Mantan pemain dan manajer ini berbagi cerita tentang akhir masa jabatannya di Old Trafford, memberikan gambaran eksklusif tentang momen krusial yang mengakhiri kariernya bersama klub.

Pemecatan Kilat yang Mengejutkan

Solskjaer mengungkapkan detail mengejutkan tentang pemecatannya. Pertemuan singkat dengan petinggi klub hanya berlangsung sekitar lima menit. Hal ini sekaligus mengakhiri harapannya untuk kembali melatih klub dalam waktu dekat.

Pemicu Pemecatan

Semua berawal dari musim 2021/2022 yang berjalan di bawah ekspektasi. Performa buruk Manchester United mencapai titik nadir setelah kekalahan telak 1-4 dari Watford pada November 2021.

Kekalahan itu menjadi pukulan telak yang membuat Solskjaer menyadari nasibnya. Ia sudah merasa bahwa pemecatan akan terjadi, bahkan sebelum pertandingan usai. Ia mengakui bahwa ia sudah tahu akan dipecat ketika MU tertinggal 0-2 di babak pertama.

Pertemuan Singkat

Keputusan resmi baru disampaikan keesokan harinya. Solskjaer dipanggil ke kantor Ed Woodward, yang saat itu menjabat sebagai wakil ketua eksekutif klub. Pertemuan yang berlangsung sangat singkat, sekitar lima menit, dan berakhir dengan pemecatan sang manajer.

Cerita Solskjaer: Suasana Ruang Ganti yang Emosional

Solskjaer mengenang momen tersebut dalam “Stick to Football Podcast.” Ia menceritakan bagaimana suasana di ruang ganti saat jeda babak pertama melawan Watford sangat emosional.

“Di jeda babak pertama melawan Watford saya sudah tahu, ini sudah selesai. Jadi, pembicaraan tim saat itu adalah soal, ‘Siapa pun yang ingin bermain, silakan main. Angkat tangan jika tidak ingin bermain,'” ujar Solskjaer.

Pergantian Pemain dan Tangisan

Ia melakukan beberapa pergantian pemain, dan suasana di ruang ganti disebutnya sangat emosional. “Beberapa pemain bahkan menangis, dan mereka mencoba memberikan segalanya,” lanjutnya.

Keyakinan Setelah Pertandingan

Setelah pertandingan, Solskjaer tidak langsung menerima kabar resmi, tetapi keyakinannya tak berubah. “Setelah laga saya tahu, meski belum ada yang mengatakan apa pun. Pagi berikutnya saya mendapat pesan: ‘Saya ingin bertemu dengan Anda di kantor saya.’ Saat itu saya tahu,” tuturnya.

Tak Kaget dengan Keputusan Klub

Solskjaer mengaku tidak terkejut dengan keputusan yang diambil oleh manajemen klub. Ia bahkan sempat mengantar istrinya ke bandara sebelum akhirnya menerima pesan tentang pertemuan tersebut.

“Saya baru saja meninggalkan istri saya di bandara, lalu mengiriminya pesan: ‘Sepertinya saya akan kembali bersamamu,’” katanya. Pertemuan dengan Woodward berjalan singkat.

“Saya berbicara sekitar lima menit dengan Ed, lalu tetap tinggal untuk berbicara dengan beberapa pemain dan melakukan wawancara karena saya ingin melakukannya dengan benar,” kata Solskjaer.

Sempat Masuk Bursa Manajer Interim

Solskjaer memang pernah ditunjuk sebagai manajer interim MU pada Desember 2018 sebelum diangkat menjadi pelatih permanen tiga bulan kemudian.

Dalam sepekan terakhir, namanya kembali mencuat sebagai kandidat manajer interim MU, menyusul pemecatan Ruben Amorim pada 6 Januari. Solskjaer termasuk salah satu kandidat yang bertemu dengan Direktur Sepak Bola United, Jason Wilcox.

Kandidat Lain

Namun, Solskjaer bukan satu-satunya legenda klub yang mengajukan diri. Michael Carrick juga ikut mempresentasikan rencananya.

Carrick yang Terpilih: Menuju Derbi Manchester

MU telah mencapai kesepakatan prinsip dengan Carrick untuk menjadi manajer interim hingga akhir musim. Semua pihak kini sedang merampungkan detail kontrak, yang diperkirakan berlaku hingga akhir Juni.

Pengumuman resmi kedatangan Carrick berpeluang dilakukan dalam waktu dekat. Jika tak ada kendala, laga pertamanya sebagai pelatih MU kemungkinan adalah derbi Manchester.

Jadwal Carrick

Carrick dan stafnya dijadwalkan memimpin sesi latihan perdana, sementara para pemain mendapat libur. Saat ini, MU berada di posisi ketujuh klasemen Premier League dan telah tersingkir dari seluruh ajang piala musim ini.

Related Post