MADRID – Atlético Madrid berhasil mengamankan tiga poin krusial setelah menundukkan Deportivo Alavés dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan Jornada ke-20 LaLiga EA Sports 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Civitas Metropolitano pada Minggu (18/1/2026) malam WIB tersebut menunjukkan dominasi tuan rumah yang harus berjuang keras menembus pertahanan solid tim tamu.
Gol tunggal penentu kemenangan Los Colchoneros dicetak oleh striker asal Norwegia, Alexander Sørloth, di awal babak kedua. Hasil ini memastikan Atlético Madrid tetap berada di jalur persaingan ketat di empat besar klasemen, sementara Alavés semakin terbenam di zona degradasi.
Analisis Pertandingan: Sørloth Jadi Pembeda di Laga Buntu
Sejak peluit awal dibunyikan, Atlético Madrid yang ditangani Diego Simeone langsung mengambil inisiatif serangan. Data statistik menunjukkan dominasi penguasaan bola hingga 60 persen dan total 20 tembakan, dengan 7 di antaranya tepat sasaran, berbanding jauh dengan 8 tembakan (4 tepat sasaran) milik Alavés.
Baca Juga
Meskipun tampil menekan, lini serang Atlético yang digalang oleh pemain seperti Thiago Almada dan Julian Alvarez kesulitan membongkar pertahanan berlapis yang digalang Antonio Sivera di bawah mistar Alavés. Babak pertama berakhir dengan skor kacamata, 0-0, sebuah frustrasi bagi tuan rumah yang berambisi meraih kemenangan meyakinkan.
Gol Sundulan Alexander Sørloth di Menit ke-48
Kebuntuan akhirnya terpecahkan hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai. Momen tersebut datang dari kerja sama apik di sisi kanan. Pablo Barrios, yang tampil impresif di lini tengah, melepaskan umpan silang akurat ke kotak penalti. Alexander Sørloth, dengan lompatan tingginya, berhasil menyambut umpan tersebut dengan sundulan keras yang menghujam gawang Alavés, mengubah skor menjadi 1-0.
Setelah gol tersebut, Alavés yang dilatih Chacho Coudet mencoba merespons dengan melakukan beberapa pergantian pemain dan melancarkan serangan balik. Beberapa upaya mereka, terutama dari Jon Guridi dan Carlos Vicente, sempat mengancam pertahanan Atlético, namun Jan Oblak dan lini belakang yang dikomandoi Marc Pubill tetap tampil disiplin.
Dampak Klasemen dan Prospek Kedua Tim
Kemenangan tipis ini sangat berharga bagi Atlético Madrid. Tiga poin tambahan membuat mereka mengumpulkan 41 poin dari 20 pertandingan, menyamai poin Villarreal yang berada di posisi ketiga. Atlético Madrid berhasil mempertahankan posisi keempat dan terus menjaga jarak dari tim-tim di bawahnya dalam perebutan tiket Liga Champions.
Sebaliknya, kekalahan ini semakin menekan Deportivo Alavés. Dengan 19 poin dari 20 laga, mereka tertahan di peringkat ke-18, berada di zona degradasi. Alavés kini hanya berjarak satu poin dari zona aman, dan perlu segera menemukan formula kemenangan untuk menghindari kembali ke Segunda División.
Pertemuan H2H terbaru ini juga mengukuhkan dominasi Atlético, yang secara historis memang unggul jauh atas Alavés, dengan catatan kemenangan yang lebih superior di antara kedua tim.




