Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau kerap menarik perhatian masyarakat dan para ahli kebencanaan. Selain menghasilkan kolom abu vulkanik yang membubung tinggi, letusan gunung api aktif di Selat Sunda ini juga mengeluarkan fenomena alam yang memukau sekaligus menegangkan, yaitu petir vulkanik.
Fenomena petir vulkanik ini terdeteksi muncul di tengah-tengah kepulan abu tebal saat aktivitas erupsi berlangsung. Kemunculan kilatan cahaya di puncak gunung api tersebut menjadi bukti visual betapa dahsyatnya energi yang terlepas selama proses letusan.
Mengenal Fenomena Petir Vulkanik saat Erupsi
Petir vulkanik merupakan gejala kelistrikan udara yang terjadi langsung di dalam kolom abu letusan gunung api. Kejadian ini berbeda dengan petir biasa yang terbentuk di dalam awan badai atau kumulonimbus saat cuaca buruk.
Saat Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi, partikel-partikel material padat mulai dari abu halus, pasir, hingga batu apung terlempar ke atmosfer dengan kecepatan sangat tinggi. Proses pelontaran material inilah yang memicu terjadinya muatan listrik.