Jagat media sosial kini tengah diramaikan oleh keprihatinan publik yang mendalam terhadap kondisi lingkungan di Pulau Kalimantan. Netizen berbondong-bondong menggaungkan tagar #PrayforKalimantan sebagai bentuk solidaritas dan perhatian terhadap situasi yang kian mengkhawatirkan.
Gerakan digital ini mencuat seiring dengan kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dilaporkan semakin parah. Berbagai unggahan di media sosial merekam bagaimana kabut asap tebal dan kobaran api mulai mendekati wilayah kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ancaman Nyata Karhutla yang Merembet ke Permukiman
Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa karhutla di Kalimantan tidak lagi hanya melanda kawasan hutan yang jauh dari peradaban. Kobaran api kini dilaporkan terus merembet hingga mendekati dan mengancam wilayah permukiman warga.