Indosat GenSi Genjot UMKM Lewat Workshop Literasi Digital Tingkatkan Daya Saing Bisnis

Author Image

Mais Nurdin

17 Januari 2026, 00:10 WIB

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) berkomitmen penuh dalam memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulannya, yaitu Generasi Terkoneksi (GenSi). Program ini hadir sebagai jembatan penting bagi pelaku UMKM dan generasi muda untuk merangkul kemajuan teknologi digital.

Lebih dari seratus peserta telah bergabung dalam program GenSi, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap inisiatif yang digagas IOH. Perusahaan telekomunikasi ini menegaskan bahwa konektivitas digital bukan sekadar ketersediaan infrastruktur semata, melainkan sebuah sarana strategis untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Untuk memastikan program ini berjalan optimal, Indosat Ooredoo Hutchison menjalin kolaborasi erat dengan berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan terkemuka dan praktisi industri yang berpengalaman. Sinergi ini bertujuan untuk membekali para peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan serta aplikatif.

Fokus Program GenSi: Peningkatan Keterampilan Digital UMKM

Program GenSi dirancang sebagai wadah kolaborasi sinergis antara sektor swasta dan dunia pendidikan. Tujuannya adalah untuk mendorong pemanfaatan teknologi digital yang lebih berdampak, khususnya dalam meningkatkan visibilitas, strategi pemasaran, hingga peningkatan penjualan bagi para pelaku UMKM.

Founder OK OCE Indonesia, Indra Cahya Uno, menekankan pentingnya membangun pola pikir modern pada UMKM. Ia menyoroti bahwa penguatan komunitas dan pemanfaatan konektivitas digital sebagai peluang ekonomi kolaboratif merupakan kunci keberhasilan.

“Pemanfaatan konektivitas digital sebagai peluang ekonomi harus dilakukan oleh pelaku UMKM,” ujar Indra Cahya Uno pada hari Selasa (23/12).

Chief Marketing Officer IOH, Ratban Ridwanul Karim, menambahkan bahwa strategi pemasaran digital berbiaya rendah, penguatan personalitas merek, teknik bercerita (storytelling), serta pembuatan konten yang relevan dengan audiens menjadi fokus utama.

“Strategi ini dirancang agar dapat diterapkan secara realistis sesuai dengan kapasitas dan kondisi UMKM,” jelas Ratban.

Program GenSi kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik intensif dalam pembuatan konten visual. Sesi ini dibawakan oleh Silva Sandiarini dari Nikon Indonesia, yang memberikan pelatihan mendalam mengenai fotografi produk dan pembuatan video pendek. Peserta diajak memahami teknik dasar komposisi, pencahayaan, hingga framing, yang dilanjutkan dengan praktik langsung dan sesi evaluasi hasil karya.

Rangkaian sesi dalam program GenSi ini memberikan pembekalan yang komprehensif bagi para peserta. Mulai dari penguatan mindset kewirausahaan, pemahaman mendalam mengenai strategi pemasaran digital, hingga penguasaan keterampilan teknis yang dapat langsung diimplementasikan dalam aktivitas usaha sehari-hari.

Community Engagement & Government Relations Manager UMN, Andy Firmansyah, mengapresiasi manfaat program GenSi yang dirasakan langsung oleh mahasiswa dan pelaku UMKM.

“Program ini tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif. Pendekatan seperti ini penting untuk menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan proses pembelajaran,” ungkap Andy Firmansyah.

Melalui program Generasi Terkoneksi (GenSi), Indosat Ooredoo Hutchison mempertegas komitmennya untuk terus berkontribusi aktif dalam pemberdayaan UMKM dan penguatan kapasitas masyarakat. Hal ini diwujudkan dengan memastikan pemanfaatan konektivitas digital secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi bangsa.

Related Post