Bocorkan Castorice, Pembocor Kena Rp278 Juta !

Author Image

Mais Nurdin

13 Januari 2026, 19:06 WIB

Seorang pembocor informasi gim bernama Alfredo Lopez telah dijatuhi denda substansial sebesar 16.500 dolar AS, setara dengan sekitar Rp278 juta. Hukuman ini diberikan setelah ia terbukti bersalah membocorkan detail karakter virtual dalam gim populer Honkai: Star Rail.

Putusan denda tersebut dikeluarkan oleh Pengadilan Distrik Pusat California, menandai langkah serius pengembang gim HoYoverse dalam melindungi kekayaan intelektualnya. Insiden ini berpusat pada bocoran konten pra-rilis yang dibagikan Lopez di platform Discord.

Kasus bermula ketika Lopez, yang diidentifikasi sebagai pembocor, menyebarkan cuplikan awal karakter Castorice. Karakter ini merupakan bagian dari gim Honkai: Star Rail dan sedianya baru akan diperkenalkan secara resmi pada tahun 2025.

Bocoran tersebut diunggah Lopez ke sebuah server Discord yang memiliki sekitar 12.000 anggota. Tindakan ini memicu reaksi keras dari HoYoverse, pengembang di balik gim RPG antariksa yang digemari banyak pemain. Menurut laporan dari gamesradar pada Selasa, insiden ini segera memicu respons hukum.

Menanggapi gugatan yang dilayangkan, Lopez sempat menyampaikan komentarnya melalui Discord. “Bukti mereka cuma tiga tangkapan layar,” tulis Lopez, menunjukkan pandangannya terhadap dasar argumen hukum dari pihak pengembang.

Gugatan Pelanggaran Hak Cipta oleh HoYoverse

HoYoverse tidak tinggal diam atas insiden pembocoran informasi ini dan segera mengambil langkah hukum. Mereka melayangkan gugatan pelanggaran hak cipta di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Pusat California.

Dalam gugatannya, HoYoverse menuntut ganti rugi maksimal sebesar 150.000 dolar AS atas pelanggaran hak cipta tersebut. Selain itu, mereka juga meminta penggantian biaya pengacara senilai 6.600 dolar AS, sehingga total tuntutan mencapai 156.600 dolar AS.

Proses hukum menghadapi kendala ketika Alfredo Lopez memilih untuk tidak memberikan tanggapan resmi. Ia bahkan mangkir dari persidangan, suatu tindakan yang berpotensi memiliki konsekuensi serius dalam sistem peradilan Amerika Serikat.

Putusan Pengadilan dan Penentuan Denda

Hakim André Birotte Jr., yang memimpin kasus ini, akhirnya mengeluarkan putusan. Beliau menyatakan bahwa Lopez telah melakukan “pengabaian yang jelas terhadap proses hukum” karena ketidakhadirannya dan kurangnya respons.

Keputusan ini mengakibatkan dijatuhkannya putusan secara default judgment, di mana pengadilan dapat memutuskan tanpa mempertimbangkan argumen dari pihak tergugat. Ini adalah konsekuensi umum bagi pihak yang mangkir dari persidangan atau tidak merespons gugatan.

Meskipun demikian, Hakim André Birotte Jr. menetapkan nilai denda yang lebih rendah dari tuntutan awal HoYoverse. Pengurangan ini didasari oleh fakta bahwa Lopez telah menghapus konten bocoran yang dipermasalahkan, menunjukkan adanya upaya mitigasi.

Dalam putusan akhir pengadilan distrik, Lopez diwajibkan untuk membayar ganti rugi sebesar 15.000 dolar AS kepada HoYoverse. Ditambah dengan biaya pengacara senilai 1.500 dolar AS, total denda yang harus ia bayar menjadi 16.500 dolar AS.

Angka 16.500 dolar AS ini memang hanya sekitar sepuluh persen dari total tuntutan awal HoYoverse yang mencapai 156.600 dolar AS. Namun, putusan ini tetap mewajibkan Lopez untuk melunasi seluruh denda kepada pengembang gim.

Implikasi dan Perlindungan Kekayaan Intelektual dalam Industri Gim

Kasus ini menyoroti pentingnya perlindungan kekayaan intelektual (KI) dalam industri gim. Pengembang menginvestasikan jutaan dolar dan ribuan jam kerja untuk menciptakan karakter, cerita, dan dunia virtual yang unik.

Bocoran konten pra-rilis seperti ini dapat merusak strategi pemasaran, mengurangi kejutan bagi pemain, dan bahkan berpotensi memengaruhi pendapatan yang diharapkan. Ini menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan inovasi dalam industri gim yang kompetitif.

HoYoverse, seperti banyak pengembang gim lainnya, memiliki kebijakan ketat terhadap pembocoran informasi rahasia. Tindakan hukum yang mereka ambil menunjukkan komitmen kuat untuk menindak tegas siapa pun yang melanggar ketentuan ini dan membahayakan aset digital mereka.

Putusan denda terhadap Alfredo Lopez ini dapat menjadi preseden penting bagi industri. Ini mengirimkan pesan jelas kepada komunitas gim dan pembocor potensial bahwa tindakan seperti itu memiliki konsekuensi hukum yang nyata dan serius, meskipun dengan denda yang lebih rendah dari tuntutan awal.

Hingga laporan ini disusun, belum ada informasi lebih lanjut mengenai tanggapan dari Alfredo Lopez. Tidak diketahui pula apakah ia akan mengambil langkah hukum lanjutan terkait putusan di tingkat pengadilan distrik tersebut.

Related Post