Indonesia Masters 2026: Kejutan dari Bibit Muda!

Author Image

Mais Nurdin

26 Januari 2026, 13:03 WIB

Jakarta – Harapan baru bagi bulu tangkis Indonesia membara! Para pebulutangkis muda menunjukkan tajinya di ajang Indonesia Masters 2026, memberikan sinyal positif bagi masa depan Merah Putih di kancah internasional. Momentum gemilang ini diharapkan dapat terus dijaga dan dipupuk hingga mencapai puncaknya di Olimpiade 2028 mendatang.

Indonesia berhasil menempatkan enam wakil di babak semifinal Indonesia Masters 2026 yang tersebar di empat sektor. Yang membanggakan, beberapa di antaranya adalah pemain-pemain muda potensial yang masih berusia di bawah 23 tahun. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa pembinaan atlet muda di Indonesia berjalan ke arah yang benar.

Nama-nama seperti Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu (ganda campuran), Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum (ganda putri), Alwi Farhan (tunggal putra), dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (ganda putra) menjadi sorotan. Raymond/Joaquin sendiri tengah menjadi buah bibir karena performa mereka yang terus menanjak.

Pada akhirnya, Alwi Farhan dan pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhasil melaju hingga babak final. Alwi Farhan bahkan berhasil mengamankan gelar juara setelah mengalahkan wakil Thailand dengan permainan yang memukau. Kemenangan ini semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu tunggal putra muda yang patut diperhitungkan.

Harapan Tinggi di Pundak Generasi Muda

Melihat perkembangan positif para atlet muda Pelatnas Cipayung, Pelatih Kepala Tunggal Putra, Indra Widjaja, mengungkapkan harapannya agar momentum ini terus dipertahankan. Ia berharap, performa para atlet muda ini dapat mencapai puncak kejayaan mereka saat berlaga di Olimpiade 2028.

“Perjalanan masih panjang, dan kami berharap yang terbaik sampai nanti mencapai peak performa, yang kami harapkan tentu saja di Olimpiade,” ujar Indra Widjaja kepada detikSport, Minggu (25/1/2026).

“Dengan waktu tiga tahun ke depan, maintenance dari hari ke hari harus terus kita jaga. Kita hanya bisa berharap, berdoa, dan menjalaninya dengan cara terbaik. Harapannya tentu saja yang terbaik untuk mereka,” lanjutnya.

Indra juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik para atlet agar terhindar dari cedera. “Jangan sampai ada kejadian cedera, karena tantangan terbesar bagi seorang atlet adalah menjaga kondisi fisik mereka,” imbuhnya.

Persaingan Sehat untuk Meraih Prestasi

Indra Widjaja menegaskan akan mendorong seluruh atlet tunggal putra untuk bersaing secara sehat dan maju bersama-sama. Saat ini, selain Alwi Farhan, terdapat nama-nama lain seperti Mohammad Zaki Ubaidillah, Anthony Ginting, dan Yohanes Saut Marcellyno yang termasuk dalam kategori utama.

“Semua berlatih bersama, tidak ada pilih kasih. Semua punya hak yang sama untuk maju. Biarkan mereka berpacu secara positif. Contohnya, jika Alwi mengalahkan Ubed, itu sah-sah saja. Semua didorong secara merata. Bagi saya, mereka semua memiliki hak yang sama untuk meraih prestasi,” pungkas Indra.

Related Post