Jacksen Tiago Ungkap Rahasia Timnas Putri Lewat MLSC, Ini Bocorannya!

Author Image

Mais Nurdin

19 Januari 2026, 17:46 WIB

Turnamen sepak bola putri usia dini, MilkLife Soccer Challenge (MLSC), dinilai sebagai fondasi penting untuk masa depan olahraga sepak bola putri Indonesia. Hal ini ditegaskan oleh Head Coach MLSC, Jacksen F. Tiago.

Menurut Jacksen, ajang ini merupakan jalur resmi yang akan mencetak bintang-bintang baru bagi skuad Garuda Pertiwi. Ia meyakini bahwa wajah-wajah yang tampil di turnamen ini dalam beberapa tahun ke depan akan mengenakan seragam Merah Putih di kancah internasional.

“Untuk mereka mencapai level Timnas Indonesia, ini adalah jalurnya. Saya rasa ini bukan sekadar penting, tapi sangat luar biasa penting karena menjadi wadah bagi atlet muda putri,” ujar Jacksen di sela penutupan MLSC Seri 2 di Tangerang, Minggu (18/1).

Ia menambahkan, “Tiga sampai empat tahun ke depan, wajah-wajah ini yang akan kita lihat memakai baju Merah Putih.”

Tantangan Melatih Atlet Putri

Sebagai mantan Pelatih Timnas Indonesia, Jacksen F. Tiago mengakui adanya tantangan tersendiri dalam melatih pesepakbola putri. Salah satu yang paling menonjol adalah pendekatan psikologis.

Ia menekankan perlunya pemahaman mendalam terhadap kondisi emosional atlet putri yang cenderung lebih fluktuatif. Pendekatan personal dinilai menjadi kunci untuk membangkitkan potensi terbaik mereka di lapangan.

“Perbedaan paling mencolok itu adalah pendekatan psikologisnya. Kita harus memahami bahwa mood perempuan itu sangat labil, jadi pendekatannya harus lebih personal. Ini tantangan terberat sekaligus menarik untuk bisa memenangkan hati dan potensi mereka di lapangan,” jelas Jacksen.

Daftar Kampiun Baru di Tangerang dan Semarang

Setelah rangkaian pertandingan yang berlangsung sejak 13 Januari, MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025-2026 telah menghasilkan para juara baru.

Berikut adalah daftar para pemenang di dua regional yang telah rampung:

Regional Tangerang:

  • Kelompok Usia (KU) 10: SDN Pinang 3 C
  • Kelompok Usia (KU) 12: SDN Kunciran 4 C
  • Regional Semarang:

  • Kelompok Usia (KU) 10: SDN Klepu 03
  • Kelompok Usia (KU) 12: SDN Sendangmulyo 04
  • Lonjakan Peserta dan Kualitas

    Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, melaporkan adanya peningkatan partisipasi yang signifikan. Di Tangerang, jumlah peserta bertambah menjadi 1.424 siswi, melampaui seri sebelumnya yang diikuti 1.302 siswi. Sementara itu, Semarang mencatatkan partisipasi sebanyak 1.239 siswi.

    Peningkatan jumlah peserta ini berdampak positif pada kualitas kompetisi. Teddy Tjahjono menilai para peserta tampil lebih siap dan persaingan menjadi jauh lebih ketat berkat persiapan yang lebih matang.

    “Secara kualitas selalu ada peningkatan karena para peserta sudah lebih siap dan tahu jadwal pelaksanaannya. Persiapan yang lebih matang membuat persaingan di seri kedua ini jauh lebih kompetitif,” ujar Teddy.

    Selain kompetisi utama 7 vs 7, ajang ini juga dimeriahkan oleh Festival SenengSoccer yang diikuti oleh 132 siswi dari kedua kota untuk KU 8.

    Keberhasilan seri ini menjadi bekal berharga sebelum MilkLife Soccer Challenge Seri 2 melanjutkan kiprahnya di Bandung dan Yogyakarta pada 27 Januari hingga 1 Februari 2026 mendatang.

    Related Post