Mourinho Tolak Madrid: Los Blancos “Opera Sabun” Rumor Panas!

Author Image

Mais Nurdin

19 Januari 2026, 18:46 WIB

Jose Mourinho, pelatih Benfica, secara tegas menepis kemungkinan untuk kembali menukangi Real Madrid. Ia menilai situasi di klub raksasa Spanyol tersebut saat ini menyerupai “sinetron” yang terlalu berlarut-larut.

“Jangan andalkan saya untuk opera sabun,” ujar Mourinho, dikutip dari AS. Ia menambahkan bahwa meskipun ada opera sabun yang menarik, namun alurnya bisa terlalu panjang sehingga sulit diikuti jika terlewat beberapa episode. Mourinho menegaskan dirinya tidak mengikuti tontonan semacam itu.

Spekulasi kembalinya Mourinho ke Santiago Bernabeu memang kerap muncul setiap kali Real Madrid melakukan pergantian pelatih sejak ia meninggalkan klub pada tahun 2013. Isu ini kembali mencuat setelah Xabi Alonso dipecat.

Pemecatan Alonso terjadi menyusul kekalahan telak Real Madrid dari Barcelona dalam final Piala Super Spanyol di Jeddah, Arab Saudi. Keputusan ini membuat Real Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa, mantan pemain yang pernah dilatih Mourinho di era 2010-2013, sebagai penggantinya.

Penunjukan Arbeloa, yang juga pernah menjadi rekan setim Alonso di Real Madrid, disambut keraguan oleh sebagian pendukung klub. Keraguan ini semakin menguat setelah kekalahan Real Madrid atas tim kasta kedua, Albacete, dalam pertandingan pertama Arbeloa di babak 16 besar Piala Raja.

Selama tiga musim membesut Real Madrid, Mourinho berhasil mempersembahkan tiga trofi, termasuk gelar La Liga musim 2011-2012, Piala Raja 2010-2011, dan Piala Super Spanyol 2012.

Beberapa penggemar masih memiliki harapan agar Mourinho dapat kembali menyelesaikan “tugasnya” yang belum tuntas, yaitu mempersembahkan gelar Liga Champions bagi Los Blancos.

Sejak kepergian Mourinho pada 2013, yang posisinya digantikan oleh Carlo Ancelotti, Real Madrid telah mengalami sembilan kali pergantian pelatih. Arbeloa menjadi pelatih ketujuh yang menduduki kursi kepelatihan pasca era Mourinho.

Saat ini, Real Madrid berada di bawah tekanan untuk mengejar Barcelona yang memimpin klasemen La Liga. Kekalahan di Piala Raja semakin memperbesar tantangan mereka.

Tim dengan rekor 15 gelar Liga Champions ini menempati posisi kedua klasemen La Liga, tertinggal satu poin dari Barcelona. Jarak ini berpotensi melebar menjadi empat poin jika Barcelona berhasil mengalahkan Real Sociedad dalam pertandingan mendatang.

Related Post