Sistem enkripsi ini dirancang sedemikian rupa agar isi obrolan teks maupun sambungan panggilan suara dan video hanya dapat diakses oleh pengirim dan penerima. Dengan demikian, pihak luar tidak dapat secara langsung membaca atau mendengarkan konten komunikasi yang sedang berlangsung.
Ancaman dan Risiko Terkait Metadata
Meskipun isi obrolan dan panggilan terlindungi oleh enkripsi yang kuat, isu keamanan tidak berhenti di situ. Pakar siber Alfons Tanujaya mengingatkan adanya aspek penting lain yang tetap memiliki kerentanan, yaitu risiko metadata.
Metadata menyajikan informasi mengenai aktivitas komunikasi, seperti riwayat kontak, waktu terjadinya interaksi, hingga frekuensi hubungan antar pengguna. Aspek metadata inilah yang menjadi perhatian dalam analisis potensi pengawasan maupun penyadapan lalu lintas data digital.