Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau kembali menunjukkan peningkatan yang signifikan. Gunung api aktif yang berada di perairan Selat Sunda ini dilaporkan mengalami erupsi pada awal September 2026.
Peristiwa alam tersebut memicu perhatian karena karakteristik Gunung Anak Krakatau yang dikenal terus tumbuh dari bawah permukaan laut. Berdasarkan laporan terbaru, rangkaian erupsi kali ini berlangsung sejak menjelang tengah malam hingga dini hari.