IDAI: Mandikan Anak Cacar? Jangan Kaget, Ini Rahasianya!

Author Image

Mais Nurdin

13 Januari 2026, 19:18 WIB

Jakarta – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) kembali menegaskan imbauan krusial bagi para orang tua: jangan ragu memandikan anak yang sedang tertular cacar air atau varicella. Informasi keliru yang menyatakan larangan mandi justru berpotensi memperburuk kondisi anak.

Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan kesalahpahaman umum di masyarakat. Kebersihan kulit menjadi kunci utama dalam menjaga kenyamanan dan mencegah komplikasi pada anak yang mengalami penyakit menular tersebut, yang seringkali menyebabkan rasa gatal tak tertahankan.

Pentingnya Menjaga Kebersihan Tubuh Saat Cacar Air

Dr. dr. Ratni Indrawanti, Sp.A, Subsp.I.P.T (K), Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Infeksi Penyakit Tropik IDAI, menegaskan bahwa mandi merupakan bagian tak terpisahkan dari perawatan.

“Pada varicella kan memang terjadi gatal, anak boleh dimandikan ya,” ujar Dr. Ratni dalam sebuah diskusi daring yang berlangsung di Jakarta, pada Selasa lalu.

Beliau menambahkan bahwa mitos yang melarang anak penderita cacar air untuk mandi adalah kekeliruan besar. Justru, kebersihan kulit sangat vital guna mencegah iritasi dan infeksi sekunder akibat bakteri yang mungkin masuk melalui garukan.

Mandi tidak hanya menjaga kulit tetap bersih dan sehat, tetapi juga efektif mencegah timbulnya biang keringat atau miliaria yang dapat menambah rasa tidak nyaman. Sensasi air yang menyentuh kulit pun dapat memberikan efek menenangkan pada anak.

Agar proses mandi berjalan nyaman, orang tua dapat menggunakan air hangat suam-suam kuku dan sabun bayi yang lembut, tanpa menggosok lesi cacar air. Setelah mandi, keringkan tubuh anak dengan menepuk-nepuk perlahan menggunakan handuk bersih.

Tips Perawatan Harian untuk Anak Penderita Cacar Air

Selain menjaga kebersihan tubuh, ada beberapa aspek perawatan lain yang perlu diperhatikan orang tua demi mempercepat pemulihan dan kenyamanan anak:

Pakaian yang Nyaman

Pilih pakaian dengan bahan yang ringan, longgar, dan menyerap keringat. Hal ini sangat penting karena anak seringkali mengalami demam yang menyebabkan mereka mudah berkeringat.

Pakaian yang tepat dapat membantu mengurangi iritasi pada kulit dan mencegah penumpukan kelembaban yang bisa memicu gatal lebih lanjut atau infeksi.

Mengatasi Rasa Gatal

Rasa gatal yang berlebihan adalah gejala umum cacar air. Untuk meredakannya, orang tua dapat berkonsultasi dengan dokter. Dokter mungkin akan meresepkan obat berupa antihistamin yang aman untuk anak.

Selain itu, hindari anak menggaruk langsung bintik-bintik cacar air. Memotong kuku anak hingga pendek dapat membantu mengurangi risiko kerusakan kulit dan infeksi bakteri jika anak tidak sengaja menggaruk.

Asupan Makanan dan Minuman

Perhatikan asupan makanan dan minuman anak. Sediakan makanan-makanan yang berbentuk lunak seperti bubur, sup, atau puding.

Hal ini disarankan karena terkadang ruam cacar air juga muncul di dalam mulut, termasuk di langit-langit atas, yang bisa menyebabkan rasa sakit saat menelan makanan keras.

“Kadang-kadang gejalanya (gatal) itu sampai ke mulut ya, sampai ke langit-langit atas makanya mungkin bisa dipertimbangkan untuk makan yang lebih lunak,” tutur Dr. Ratni.

Orang tua juga wajib memastikan anak tetap terhidrasi dengan baik. Berikan banyak cairan seperti air putih, jus buah segar, atau oralit jika diperlukan. Makanan bergizi seimbang juga penting untuk mendukung daya tahan tubuh anak dalam melawan infeksi.

Memahami Penularan dan Pencegahan Cacar Air

Cacar air merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Varicella-zoster dan sangat menular, terutama melalui kontak langsung dengan ruam, tetesan pernapasan, atau udara.

Meskipun belum ada data spesifik mengenai jumlah kasus cacar air di Indonesia, Dr. Ratni mengakui bahwa penularan masih sering ditemukan, terutama di kalangan anak-anak.

“Data dari Indonesia itu agak susah ya, mengatakan berapa, tapi intinya beberapa akhir-akhir ini, memang ada beberapa peningkatan kasus, terutama pada anak-anak sekolah itu ada beberapa laporan, agak merata saya kira di Indonesia,” jelasnya.

Meningkatnya laporan kasus ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan dan upaya pencegahan. Kabar baiknya, penyakit cacar air dapat dicegah secara efektif melalui pemberian vaksin.

Vaksin varisela telah tersedia di Indonesia dan sangat direkomendasikan untuk melindungi anak dari infeksi atau setidaknya mengurangi tingkat keparahan penyakit jika terinfeksi.

Related Post