IDAI: Mandikan Anak Cacar? Jangan Kaget, Ini Rahasianya!

Jakarta – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) kembali menegaskan imbauan krusial bagi para orang tua: jangan ragu memandikan anak yang sedang tertular cacar air atau varicella. Informasi keliru yang menyatakan larangan mandi justru berpotensi memperburuk kondisi anak.

Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan kesalahpahaman umum di masyarakat. Kebersihan kulit menjadi kunci utama dalam menjaga kenyamanan dan mencegah komplikasi pada anak yang mengalami penyakit menular tersebut, yang seringkali menyebabkan rasa gatal tak tertahankan.

Pentingnya Menjaga Kebersihan Tubuh Saat Cacar Air

Dr. dr. Ratni Indrawanti, Sp.A, Subsp.I.P.T (K), Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Infeksi Penyakit Tropik IDAI, menegaskan bahwa mandi merupakan bagian tak terpisahkan dari perawatan.

“Pada varicella kan memang terjadi gatal, anak boleh dimandikan ya,” ujar Dr. Ratni dalam sebuah diskusi daring yang berlangsung di Jakarta, pada Selasa lalu.

Beliau menambahkan bahwa mitos yang melarang anak penderita cacar air untuk mandi adalah kekeliruan besar. Justru, kebersihan kulit sangat vital guna mencegah iritasi dan infeksi sekunder akibat bakteri yang mungkin masuk melalui garukan.

Mandi tidak hanya menjaga kulit tetap bersih dan sehat, tetapi juga efektif mencegah timbulnya biang keringat atau miliaria yang dapat menambah rasa tidak nyaman. Sensasi air yang menyentuh kulit pun dapat memberikan efek menenangkan pada anak.

Agar proses mandi berjalan nyaman, orang tua dapat menggunakan air hangat suam-suam kuku dan sabun bayi yang lembut, tanpa menggosok lesi cacar air. Setelah mandi, keringkan tubuh anak dengan menepuk-nepuk perlahan menggunakan handuk bersih.

Halaman Selanjutnya :Tips Perawatan Harian untuk Anak Penderita Cacar Air
Komentar
maks. 1000 karakter
    Jadilah yang pertama berkomentar.