Proses runtuhnya lereng gunung di bawah gletser ini menunjukkan adanya kelemahan struktural yang telah terbentuk lama. Kondisi geologis ini menjadi bom waktu yang siap meledak ketika mencapai batas ambang kestabilannya.
Akumulasi Proses Selama Puluhan Tahun
Fenomena alam ini menarik perhatian karena melibatkan proses perubahan geologis yang memakan waktu hingga puluhan tahun. Para ilmuwan meyakini perubahan suhu dan pergeseran perlahan pada lereng menjadi faktor pelemah utama.
Selama beberapa dekade terakhir, gletser mengalami degradasi konstan yang melemahkan daya ikat tanah dan batuan di bawahnya. Proses yang berjalan lambat namun pasti ini luput dari pengawasan langsung hingga akhirnya runtuh sepenuhnya.
Ketidakstabilan lereng yang tertutup gletser ini terus berkembang dari tahun ke tahun. Ketika daya tahan lereng gunung tidak lagi mampu menopang beban gletser yang bergerak, keruntuhan total menjadi konsekuensi yang tidak terhindarkan.