Jejak Samsung Memulai Tren UDC Sejak Seri Fold3
Samsung tercatat telah menguji dan menerapkan teknologi kamera bawah layar ini sejak mereka meluncurkan model ponsel lipat Galaxy Z Fold3. Langkah berani tersebut sengaja diambil demi memberikan pengalaman visual yang maksimal bagi para pengguna layar lipat berukuran besar.
Dengan menempatkan kamera di bawah panel aktif, Samsung berusaha keras menghilangkan gangguan visual saat pengguna sedang menyaksikan video atau mengoperasikan aplikasi. Pengguna perangkat lipat tersebut kala itu dapat menikmati bentangan layar bagian dalam secara utuh tanpa terhalang oleh lubang kamera fisik.
Keputusan Samsung Kembali ke Kamera Konvensional
Namun, sebuah langkah yang cukup mengejutkan justru diambil oleh pihak Samsung baru-baru ini. Setelah sempat mempertahankan dan terus mengembangkan teknologi kamera bawah layar tersebut pada beberapa generasi, mereka kini memilih untuk kembali menggunakan kamera konvensional.
Keputusan untuk mundur dari penerapan teknologi kamera bawah layar ini tentu mengundang banyak pertanyaan di kalangan konsumen. Mengapa produsen yang menjadi pelopor tersebut justru memilih kembali ke desain kamera lama di saat kompetitor lain seperti iPhone Duo baru mulai mengadopsinya?