Detik-Detik Menegangkan dan Kepasrahan Keluarga
Di dalam salah satu rumah di kawasan tersebut, satu keluarga terjebak dan tidak memiliki kesempatan untuk melarikan diri ke tempat yang lebih aman. Mereka menyaksikan langsung bagaimana air dan lumpur mulai mengepung tempat tinggal mereka.
Dengan kondisi jalan yang tertutup lumpur tebal dan puing-puing yang terus bergerak cepat, evakuasi mandiri menjadi hal yang mustahil dilakukan. Rasa takut dan cemas sempat menyelimuti seluruh anggota keluarga yang berada di dalam bangunan.
Menyadari kedahsyatan bencana yang sedang berlangsung di luar dinding rumah, keluarga ini akhirnya memilih untuk berserah diri sepenuhnya. Mereka merasa tidak ada lagi kekuatan manusia yang mampu melawan terjangan alam yang begitu masif.
Keadaan mencekam tersebut diungkapkan langsung oleh pihak keluarga yang menggambarkan betapa tipisnya harapan mereka saat itu.
“Kami Sudah Pasrah”
Fenomena ‘Rumah Ajaib’ yang Menolak Roboh
Namun, takdir berkata lain bagi keluarga tersebut ketika hantaman air dan lumpur mulai membentur dinding kediaman mereka. Di saat rumah-rumah di sekeliling mereka hancur berkeping-keping, bangunan tempat mereka berlindung justru tetap berdiri kokoh.