Oliver Roberts Debut! Sinetron Asmara Gen Z Makin Panas

Author Image

Mais Nurdin

18 Januari 2026, 10:41 WIB

Sinetron “Asmara Gen Z” kembali menarik perhatian publik dengan kehadiran pemain baru yang langsung mencuri perhatian. Oliver Roberts, adik dari William Roberts yang telah lebih dulu dikenal melalui sinetron yang sama, resmi bergabung dan diharapkan membawa nuansa segar dalam alur cerita.

Kehadiran Oliver Roberts diharapkan mampu memberikan dimensi baru dalam perkembangan cerita “Asmara Gen Z”. Meski terbilang baru di dunia akting sinetron, potensinya dinilai mampu memberikan warna berbeda.

Debut Oliver Roberts sebagai Hacker

Dalam debut aktingnya, Oliver Roberts dipercaya memerankan karakter bernama Oliver. Sosok hacker ini memegang peran penting dalam mengembangkan alur cerita sinetron tersebut.

“Di sini aku jadi hacker kepercayaannya Fares. Ceritanya aku baru datang dari Amerika, sekarang lagi di pesawat menuju Indonesia,” ungkap Oliver Roberts saat konferensi pers virtual, belum lama ini.

Karakter Oliver digambarkan sebagai teman masa kecil dari Fatah, Aqila, dan Haruna. Kemunculannya diperkirakan akan memicu konflik baru, sehingga membuat dinamika persahabatan para tokoh utama menjadi lebih kompleks dan menarik.

Motivasi Oliver Roberts Masuk Dunia Akting

Oliver Roberts mengaku ketertarikannya pada dunia akting bukan datang dari paksaan keluarga. Ia terinspirasi melihat kesuksesan kakak-kakaknya di industri hiburan, yang kemudian menjadikannya sebagai panutan.

“Karena melihat mereka (kakak-kakak) sudah duluan di akting, aku jadi tertarik dan pengin coba. Kebetulan ada kesempatan di Asmara Gen Z, ya aku ambil,” jelas Oliver Roberts.

William Roberts menambahkan bahwa adiknya sempat ragu untuk menerima tawaran tersebut. Perlu waktu dan bujukan dari keluarga, termasuk restu dari ibu, sebelum Oliver akhirnya memutuskan untuk bergabung.

“Oliver sudah sempat ditawari dari beberapa bulan lalu, tapi dia masih ragu. Akhirnya aku, Junior (Roberts), dan Cinta (Brian) coba bujuk mama, terus mama yang bujuk Oliver buat coba,” terang William.

Dinamika Akting Kakak-Beradik

Keputusan Oliver untuk bergabung membawa mereka ke dalam satu proyek yang sama. Meskipun merasa terbantu dengan kehadiran sang kakak di lokasi syuting, Oliver tak menampik adanya rasa gugup saat harus beradu akting langsung dengan William.

“Tenangnya karena kalau ada adegan yang bingung, aku bisa tanya langsung ke ‘senior’ ini. Tapi deg-degannya pas lagi take terus ditontonin sama William, rasanya jadi gimana gitu,” tutur Oliver.

Di sisi lain, William menyambut antusias kehadiran adiknya di lokasi syuting. Ia bahkan merasa memegang peran baru sebagai mentor bagi Oliver.

“Sangat happy karena adik bisa ikut ke lokasi. Tapi yang lucu adalah saya tiba-tiba merasa jadi orang dewasa di lokasi karena harus membimbing dia, jadi senior tiba-tiba,” ujar William Roberts.

Perjuangan Oliver Menguasai Logat Bicara

Perjalanan Oliver Roberts di dunia sinetron tidak lepas dari tantangan. Ia harus bekerja ekstra keras untuk menyesuaikan logat bicaranya yang masih kental dengan dialek Bali agar terdengar lebih natural.

“Oliver ini rajin banget belajarnya. Sebelum syuting hari pertama, dia giat banget latihan,” kata William Roberts.

Latihan intensif ini dilakukan demi mencapai hasil yang maksimal.

“Awalnya dia punya logat Bali yang kental banget, jadi tiap hari dia latihan baca novel keras-keras supaya logatnya lebih Jakarta atau netral. Dia rela latihan sampai jam 3 pagi pas baru mendarat, padahal paginya harus syuting,” pungkas William.

Related Post