Kritik Publik Memicu Evaluasi Ulang
Kritik yang datang dari berbagai kalangan segera memicu reaksi cepat dari pihak panitia penyelenggara. Komunitas fotografi menduga adanya manipulasi gambar menggunakan algoritma kecerdasan buatan yang dinilai mencederai nilai autentisitas dari sebuah karya fotografi ilmiah.
Fotografi ilmiah idealnya merekam realitas objek secara akurat tanpa adanya intervensi rekayasa digital yang berlebihan. Oleh karena itu, dugaan keterlibatan kecerdasan buatan dalam proses pembuatan karya pemenang ini memicu perdebatan hangat mengenai batasan penggunaan teknologi dalam kompetisi profesional.