Para pengkritik menilai pesan tersebut hanyalah pencitraan semata untuk menjaga reputasinya di mata publik. Fenomena ini menunjukkan betapa sensitifnya hubungan kedua loyalis megabintang ini, di mana setiap interaksi selalu mengundang spekulasi dan perdebatan sengit.
Artikel ini disadur dan ditulis ulang. Sumber: inet.detik.com