Langkah strategis dalam mengantisipasi risiko bencana alam terus dilakukan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital terkini. Upaya pemantauan wilayah rawan kini mulai beralih menggunakan sistem modern yang lebih akurat dan terintegrasi.
Penerapan teknologi inovatif berbasis kecerdasan buatan ini resmi difungsikan di kawasan Meteseh, Kota Semarang. Langkah tersebut dihadirkan sebagai solusi efektif dalam memantau perubahan debit air secara langsung sekaligus memperkuat sistem peringatan dini banjir.
Integrasi AI dan IoT dalam Pemantauan Debit Air
Teknologi bernama Flood Eye ini mengombinasikan dua keunggulan utama, yakni Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT). Kolaborasi keduanya memungkinkan proses pengawasan kondisi perairan berjalan secara otomatis dan berkelanjutan.
Melalui dukungan teknologi IoT, perangkat yang terpasang di lokasi dapat melakukan pengiriman data kondisi air secara digital. Kehadiran sistem ini mempermudah pemantauan situasi debit air di lapangan tanpa terbatas oleh jarak.