Siswa tidak hanya dituntut untuk mahir dalam mengoperasikan perangkat dan aplikasi berbasis AI. Mereka juga harus tetap memiliki pijakan nilai moral dan kebudayaan nasional yang kuat agar tidak kehilangan jati diri.
Penguatan Nalar Kritis di Tengah Kurikulum Internasional
Selain tantangan kemajuan teknologi, penerapan kurikulum berstandar internasional juga menuntut penyesuaian yang bijak. Sistem pembelajaran harus mampu menyeimbangkan standar global tanpa melupakan relevansi konteks kebangsaan.
Pengembangan nalar kritis menjadi kunci utama agar siswa mampu menyaring informasi secara rasional. Pembentukan kemampuan berpikir kritis membantu peserta didik dalam memilah dampak positif dan negatif dari perkembangan teknologi modern.