Dalam gugatannya, HoYoverse menuntut ganti rugi maksimal sebesar 150.000 dolar AS atas pelanggaran hak cipta tersebut. Selain itu, mereka juga meminta penggantian biaya pengacara senilai 6.600 dolar AS, sehingga total tuntutan mencapai 156.600 dolar AS.
Proses hukum menghadapi kendala ketika Alfredo Lopez memilih untuk tidak memberikan tanggapan resmi. Ia bahkan mangkir dari persidangan, suatu tindakan yang berpotensi memiliki konsekuensi serius dalam sistem peradilan Amerika Serikat.
Putusan Pengadilan dan Penentuan Denda
Hakim André Birotte Jr., yang memimpin kasus ini, akhirnya mengeluarkan putusan. Beliau menyatakan bahwa Lopez telah melakukan “pengabaian yang jelas terhadap proses hukum” karena ketidakhadirannya dan kurangnya respons.
Keputusan ini mengakibatkan dijatuhkannya putusan secara *default judgment*, di mana pengadilan dapat memutuskan tanpa mempertimbangkan argumen dari pihak tergugat. Ini adalah konsekuensi umum bagi pihak yang mangkir dari persidangan atau tidak merespons gugatan.
Meskipun demikian, Hakim André Birotte Jr. menetapkan nilai denda yang lebih rendah dari tuntutan awal HoYoverse. Pengurangan ini didasari oleh fakta bahwa Lopez telah menghapus konten bocoran yang dipermasalahkan, menunjukkan adanya upaya mitigasi.
Dalam putusan akhir pengadilan distrik, Lopez diwajibkan untuk membayar ganti rugi sebesar 15.000 dolar AS kepada HoYoverse. Ditambah dengan biaya pengacara senilai 1.500 dolar AS, total denda yang harus ia bayar menjadi 16.500 dolar AS.