GPA: Menkominfo Gagal Berantas Judi Online, Minta Mundur!

“Judol bukan lagi kejahatan lokal. Ini adalah kejahatan lintas negara, lintas rezim digital dan lintas kepentingan ekonomi gelap. Kalau Menkomdigi hanya sibuk memblokir domain hari ini, besok muncul seribu domain baru. Itu bukan strategi, itu reaksi panik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Aminullah juga menyoroti kurangnya diplomasi dan kerja sama internasional yang dianggapnya serius dalam menangani masalah judi online. Ia secara spesifik menyebutkan perlunya peningkatan upaya diplomasi dengan negara-negara yang dikenal sebagai pusat atau “surga” industri judi online, seperti Kamboja.

“Kami tidak melihat adanya diplomasi digital yang agresif, tidak ada tekanan bilateral yang kuat, tidak ada kerja sama intelijen siber lintas negara yang masif. Negara seolah kalah langkah dari bandar judol. Ini ironi besar,” katanya.

Aminullah menekankan bahwa judi online telah berkembang menjadi kejahatan struktural yang memberikan dampak destruktif pada ekonomi keluarga, memicu peningkatan angka kriminalitas, memperparah kondisi kemiskinan, serta merusak mental generasi muda.

Oleh karena itu, kegagalan negara dalam memberantas judi online dipandang setara dengan membiarkan kehancuran sosial terjadi secara sistematis. Dampaknya terasa setiap hari, dengan rakyat kecil yang terus merugi, keluarga yang hancur, dan generasi muda yang dirusak oleh algoritma kejahatan.

Halaman Selanjutnya :Aminullah menyatakan bahwa jika negara terlihat absen atau lemah dalam menangani masalah...
Komentar
maks. 1000 karakter
    Jadilah yang pertama berkomentar.