Renovasi lapangan SUGBK (Stadion Utama Gelora Bung Karno) diperkirakan menelan alokasi anggaran mencapai Rp10 miliar. Pihak Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) memberikan penjelasan resmi terkait skema dan sumber pendanaan yang digunakan dalam pelaksanaan pengerjaan tersebut.
Selain menyampaikan asal-usul anggaran, pengelola kawasan juga memaparkan strategi pengelolaan keuangan stadion. Pihak PPKGBK menetapkan target pengembalian investasi dari alokasi pembiayaan renovasi tersebut dengan mengandalkan pendapatan dari penyelenggaraan berbagai kegiatan konser.
Detail Anggaran dan Sumber Pendanaan Renovasi Lapangan SUGBK
Pengerjaan pembenahan dan pemeliharaan fasilitas area rumput stadion memerlukan perhitungan finansial yang matang. Estimasi keseluruhan biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan renovasi lapangan SUGBK tercatat berada di angka Rp10 miliar.