Solo Kuasai Inovasi Seni Nusantara 2025 dengan 23 Proposal Terbaik

Fokus karya yang dihasilkan meliputi digitalisasi, pelestarian seni tradisional, dan pemberdayaan ekonomi kreatif di desa wisata. Kolaborasi lintas sektor antara tim pelaksana, mitra, dan pemerintah desa menjadi kunci utama keberhasilan program ini.

Proyek Unggulan ISI Surakarta

Dari 23 proposal yang didanai, beberapa proyek menonjol karena inovasi dan dampaknya:

  • Digitalisasi Desain pada Sentra Kerajinan Batik Laweyan oleh Dr. Aan Sudarwanto.
  • Wayang Goes To School karya Dr. Agung Purnomo.
  • Foto Cerita Remaja: Kampanye Kesehatan Mental dan Anti Perundungan oleh Dr. Andry Prasetyo.
  • Inovasi Tata Panggung Padepokan Seni Keramat Guna oleh Dr. Aries Budi Marwanto.
  • Menggarap Cerita Lokal Melalui Pedalangan dan Karawitan oleh Dr. Bagong Pujiono.
  • Optimalisasi Wayang Kulit Kolaboratif Berbasis Multimedia karya Basnendar Herry Prilosadoso.

Selain itu, proyek seperti Sinergi Seni Rakyat dan Teknologi Digital di Wonogiri, Revitalisasi Batik Kekinian di Solo, serta Inovasi Pergelaran Wayang-Tari-Musik di Sangiran turut menegaskan peran ISI Solo sebagai penggerak inovasi seni Nusantara.

Halaman Selanjutnya :Seni, Teknologi, dan Pelestarian Budaya
Komentar
maks. 1000 karakter
    Jadilah yang pertama berkomentar.