Solskjaer Dipecat Kilat: 5 Menit yang Mengubur Mimpi MU

“Di jeda babak pertama melawan Watford saya sudah tahu, ini sudah selesai. Jadi, pembicaraan tim saat itu adalah soal, ‘Siapa pun yang ingin bermain, silakan main. Angkat tangan jika tidak ingin bermain,'” ujar Solskjaer.

Pergantian Pemain dan Tangisan

Ia melakukan beberapa pergantian pemain, dan suasana di ruang ganti disebutnya sangat emosional. “Beberapa pemain bahkan menangis, dan mereka mencoba memberikan segalanya,” lanjutnya.

Keyakinan Setelah Pertandingan

Setelah pertandingan, Solskjaer tidak langsung menerima kabar resmi, tetapi keyakinannya tak berubah. “Setelah laga saya tahu, meski belum ada yang mengatakan apa pun. Pagi berikutnya saya mendapat pesan: ‘Saya ingin bertemu dengan Anda di kantor saya.’ Saat itu saya tahu,” tuturnya.

Tak Kaget dengan Keputusan Klub

Solskjaer mengaku tidak terkejut dengan keputusan yang diambil oleh manajemen klub. Ia bahkan sempat mengantar istrinya ke bandara sebelum akhirnya menerima pesan tentang pertemuan tersebut.

“Saya baru saja meninggalkan istri saya di bandara, lalu mengiriminya pesan: ‘Sepertinya saya akan kembali bersamamu,’” katanya. Pertemuan dengan Woodward berjalan singkat.

“Saya berbicara sekitar lima menit dengan Ed, lalu tetap tinggal untuk berbicara dengan beberapa pemain dan melakukan wawancara karena saya ingin melakukannya dengan benar,” kata Solskjaer.

Sempat Masuk Bursa Manajer Interim

Solskjaer memang pernah ditunjuk sebagai manajer interim MU pada Desember 2018 sebelum diangkat menjadi pelatih permanen tiga bulan kemudian.

Halaman Selanjutnya :Kandidat Lain
Komentar
maks. 1000 karakter
    Jadilah yang pertama berkomentar.