Sektor perikanan nasional menghadapi tantangan besar dalam menjaga kualitas hasil tangkapan laut hingga ke tangan konsumen. Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan sistem rantai dingin atau cold chain di berbagai wilayah Indonesia.
Kondisi ini memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak. Keberadaan teknologi rantai dingin sangat krusial untuk mempertahankan kesegaran ikan dan mencegah kerusakan komoditas bernilai tinggi tersebut.
Mengenal Konsep Teknologi Rantai Dingin
Teknologi rantai dingin merupakan sistem logistik yang menerapkan suhu rendah secara konsisten sepanjang jalur distribusi. Proses ini dimulai sejak ikan ditangkap oleh nelayan di laut hingga produk sampai ke meja makan konsumen.
Penerapan suhu rendah ini bertujuan untuk memperlambat aktivitas bakteri penurun mutu dan menjaga kualitas fisik serta nutrisi ikan tetap optimal.