Kemudahan mencari informasi melalui platform Google Maps kini menghadapi tantangan keamanan baru yang cukup serius. Pengguna platform pemetaan digital tersebut diimbau untuk lebih waspada dan berhati-hati saat mencari nomor kontak resmi dari suatu perusahaan atau pelaku usaha.
Modus kejahatan siber terbaru menunjukkan bahwa para pelaku kejahatan mulai memanfaatkan platform navigasi populer ini untuk melancarkan aksi penipuan mereka. Mereka menyebarkan data palsu yang dapat mengecoh para pengguna yang kurang teliti saat berselancar di internet.
Manipulasi Kontak dan Gambar AI di Google Maps
Layanan Google Maps sejatinya mempermudah masyarakat untuk menemukan lokasi fisik sekaligus menghubungi pihak pengelola bisnis secara langsung. Pengguna hanya perlu mengetik nama perusahaan atau toko yang dicari, lalu dapat langsung mengontak nomor telepon yang ditampilkan pada layar aplikasi.