Namun, fitur yang sangat praktis ini sekarang menjadi celah baru yang dimanfaatkan oleh penjahat siber. Pelaku kejahatan memanipulasi profil bisnis dengan memasang nomor kontak palsu serta memajang gambar hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) untuk meyakinkan korbannya.
Cara Kerja Penjahat Siber dalam Mengelabui Korban
Dalam melancarkan aksinya, penjahat siber menyusupkan nomor telepon yang dikendalikan oleh kelompok mereka ke dalam kolom informasi kontak di Google Maps. Penempatan nomor ini bertujuan agar calon korban menghubungi penipu secara langsung, bukan pihak perusahaan yang asli.
Penggunaan gambar bertenaga AI juga menjadi taktik baru untuk memoles profil bisnis tersebut agar terlihat sangat meyakinkan, profesional, dan tepercaya. Hal ini membuat pengguna biasa sulit membedakan antara informasi yang valid dan yang palsu.