Kontribusi Signifikan
Meskipun ditarik keluar, Alonso tetap memberikan pujian terhadap penampilan Vinicius. “Dia terus menjadi ancaman. Golnya luar biasa dan dia menimbulkan banyak masalah di sisi lapangan,” puji Alonso. Pernyataan ini menunjukkan bahwa keputusan pergantian lebih didasarkan pada kondisi fisik pemain daripada performa di lapangan.
Dominasi Vinicius Sepanjang Pertandingan
Vinicius Junior memang tampil sangat dominan dalam laga tersebut. Ia terus-menerus memberikan ancaman bagi pertahanan Barcelona. Kecepatan dan kemampuan dribbling-nya membuat bek-bek Barcelona kerepotan, bahkan ia sempat mempermalukan Jules Kounde dengan nutmeg yang berujung pada gol.
Sepanjang pertandingan, Vinicius mendominasi duel melawan Jules Kounde. Hampir di setiap kesempatan, ia unggul dalam adu kecepatan. Gol yang dicetaknya juga menjadi catatan penting, menandai kontribusi gol ke-16 Vinicius dalam 15 laga final bersama Real Madrid. Catatan itu menyamai rekor klub yang sebelumnya dipegang oleh pemain legendaris seperti Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Ferenc Puskas.
Fokus ke Depan
Meskipun kekalahan di final Piala Super Spanyol mengecewakan, Xabi Alonso meminta timnya untuk segera move on dan fokus pada kompetisi lainnya. “Kami tidak senang dengan hasilnya, tapi ada hal positif yang bisa dibawa ke musim ini,” ujarnya.