Bournemouth justru berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-32 melalui sebuah insiden kontroversial. Wasit Paul Tierney awalnya memberikan kartu kuning kepada penyerang Bournemouth, Amine Adli, karena dianggap melakukan diving setelah terjatuh di kotak penalti akibat kontak dengan kiper Brighton, Bart Verbruggen. Namun, setelah intervensi VAR dan peninjauan ulang di monitor lapangan, wasit membatalkan kartu kuning tersebut dan menghadiahkan penalti untuk tim tamu.
Marcus Tavernier, gelandang The Cherries, dengan tenang menjalankan tugasnya, melesakkan bola ke sudut gawang dan membawa timnya unggul 1-0. Keunggulan ini membuat pasukan Andoni Iraola berada di jalur kemenangan, sebuah hasil penting mengingat Bournemouth tengah berusaha menjauh dari persaingan papan bawah setelah sempat melalui 11 pertandingan liga tanpa kemenangan.
Charalampos Kostoulas: ‘Penyelamat’ 35 Juta Euro
Seiring berjalannya babak kedua, Brighton meningkatkan tekanan, namun tembok pertahanan Bournemouth tetap solid. Gol tampaknya semakin menjauh bagi The Seagulls. Hingga akhirnya, pada menit ke-90+1, terjadi momen magis yang mengubah jalannya pertandingan.