Drama Rabat: Senegal Juara Piala Afrika 2025 di Kandang Maroko, Insiden Penalti Brahim Díaz Guncang Final

Hasil final Piala Afrika 2025: Senegal juara AFCON di kandang Maroko, menang 1-0 via perpanjangan waktu. Brahim Díaz gagal penalti kontroversial, Sadio Mané pimpin protes.

RABAT — Tim Nasional Senegal menahbiskan diri sebagai juara Piala Afrika (AFCON) 2025 setelah menaklukkan tuan rumah Maroko dengan skor tipis 1-0 dalam sebuah final yang paling dramatis dan kontroversial sepanjang sejarah turnamen. Pertandingan yang digelar di Stadion Prince Moulay Abdallah, Rabat, pada Senin (19/1/2026) dini hari WIB, diputuskan oleh gol tunggal dari Pape Gueye di babak perpanjangan waktu, sekaligus memupus mimpi Maroko untuk mengakhiri puasa gelar sejak tahun 1976.

Kemenangan ini menandai gelar Piala Afrika kedua bagi Les Lions de la Teranga, menyamai capaian mereka pada edisi 2021. Di sisi lain, Singa Atlas harus menelan pil pahit di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri, memperpanjang penantian panjang mereka meraih trofi kontinental.

Titik Balik: Penalti Kontroversial Brahim Díaz

Jalannya pertandingan selama 90 menit waktu normal berjalan alot, dengan kedua tim gagal memaksimalkan sejumlah peluang emas. Drama memuncak di masa injury time babak kedua.

Kontroversi dan Aksi Protes

Halaman Selanjutnya :Kegagalan Panenka Brahim Díaz
Komentar
maks. 1000 karakter
    Jadilah yang pertama berkomentar.