“Kadang-kadang gejalanya (gatal) itu sampai ke mulut ya, sampai ke langit-langit atas makanya mungkin bisa dipertimbangkan untuk makan yang lebih lunak,” tutur Dr. Ratni.
Orang tua juga wajib memastikan anak tetap terhidrasi dengan baik. Berikan banyak cairan seperti air putih, jus buah segar, atau oralit jika diperlukan. Makanan bergizi seimbang juga penting untuk mendukung daya tahan tubuh anak dalam melawan infeksi.
Memahami Penularan dan Pencegahan Cacar Air
Cacar air merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Varicella-zoster dan sangat menular, terutama melalui kontak langsung dengan ruam, tetesan pernapasan, atau udara.
Meskipun belum ada data spesifik mengenai jumlah kasus cacar air di Indonesia, Dr. Ratni mengakui bahwa penularan masih sering ditemukan, terutama di kalangan anak-anak.
“Data dari Indonesia itu agak susah ya, mengatakan berapa, tapi intinya beberapa akhir-akhir ini, memang ada beberapa peningkatan kasus, terutama pada anak-anak sekolah itu ada beberapa laporan, agak merata saya kira di Indonesia,” jelasnya.
Meningkatnya laporan kasus ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan dan upaya pencegahan. Kabar baiknya, penyakit cacar air dapat dicegah secara efektif melalui pemberian vaksin.
Vaksin varisela telah tersedia di Indonesia dan sangat direkomendasikan untuk melindungi anak dari infeksi atau setidaknya mengurangi tingkat keparahan penyakit jika terinfeksi.